Sejarah Singkat Kerajaan Ternate

Hay-hay sobat kita ketemu lagi disini ya, untukmu para setia di website yang sangat kamu sayangi ini, ada berita yang berbeda loh, penasaran ya? baik kali ini kami akan menulis sebuah cerita atau sejarah kerajaan ternate ya, pernah denger gak? ok, untukmu yang belum pernah tahu tentang kerajaan ternate, lebih baik baca artikel ini sampai habis ya, karena sangat bermanfaat juga untuk wawasan kamu loh.

Sangat menarik untuk kita ketahui tentang kerajaan ini, karena kerajaan ini adalah salah satu kerajaan islam tertua di Indonesia loh, hayoh baru tahu ya, makanya baca sampai habis ya, sebenarnya ada banyak kerajaan islam tertua lainnya juga kok seperti kerajaan Demak, kerajaan Cirebon, kerajaan Samudra Pasai yang terakhir adalah kerajaan islam pertama di Indonesia ya itu kerajaan Perlak dan masih ada lagi kerajaan islam di Indonesia ya.

Kita mulai saja membahas tentang kerajaan ini ya gaes, bahwasanya kerajaan ini itu disebelah selatan Ternate, dan kemudian masuklah islam ke sini yaitu pada masa kemajuan ekonomi perdagangan disini sekitar abad lima belas, dan para pedagang dan ulama selanjutnya terus menyiarkan dakwah nya di sekitaran daerah situ.

Di Maluku juga memiliki beberapa kerajaan yang masing-masing dipimpin langsung oleh rajanya, dan kemudian orang yang beragama islam lalu menyebar ke beberapa tempat, oh iya kerajaan ini berdiri pada tahun 1257-1950 Masehi loh gaes.

Selang beberapa tahun kemudian kerajaan ini runtuh penyebab keruntuhan kerajaan tersebut ialah akibat seseorang warga negara asing loh gaes, dengan upaya nya yang berhasil mengadu domba antara kedua kerajaan tersebut Ternate dan Tidore, karena menurut bangsa asing ia iri dengan hasil rempah-rempahnya, kemudian setelah dipikir-pikir oleh sultan Tidore bahwa apa yang dilakukan orang asing tersebut adalah upaya adu domba.

Lalu setelah kejadian seperti itu mereka memiliki sebuah rencana untuk merebutkan atau mengusir orang asing tersebut, dan mereka berhasil kembali mengusir orang Spanyol dan Portugis itu ke daerahnya, namun, na’as itu semua tak berlangsung lama, ada beberapa masalah yang harus ia hadapi dan Belanda berhasil menguasai aset perdagangan mereka yaitu rempah-rempah dan berhasil menguasai daerah tersebut.

Post Author: Thicas Cantika